KETIKA RAPUH MANUSIA BERGANTUNG PADA TUHAN (Mazmur 25:1-10)

Minggu, 18 Februari (Minggu Sengsara II) (Stola Ungu)

Tujuan : Agar setiap warga jemaat bergantung dan berharap pada Jaminan kebenaran dalam Kristus sehingga selalu mengandalkan Dia.

Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan…
Pada dunia modern sekarang ini banyak orang-orang yang merasa perlu mendapat perlindungan secara khusus. Perlindungan khusus ini kemudian diwujudkan dengan berbagai bentuk dan berbagai macam segi dalam kehidupan manusia. Sebagai contoh, seorang yang sudah sangat terkenal dan harus melakukan kegiatan yang berintegrasi dengan banyak orang mereka menyewa pengawal, baik secara pribadi maupun pada saat kegiatan-kegiatan tertentu, para artis misalnya. Ada juga orang yang merasa karena kemajuan jaman yang semakin pesat maka ada orang yang memerlukan pengamanan akan dirinya, akan nyawanya sehingga orang tersebut mengasuransikan dirinya, orang-orang ini biasanya yang merupakan orang yang sibuk dengan bisnis dan meiliki harta yang melimpah tetapi juga selalu memikirkan akan keturunannya. Pada bidang kesehatan juga banyak orang yang mengasuransikan dirinya sehingga saat mereka harus menjalani perawatan di rumah sakit mereka tidak akan pusing lagi soal biaya perawatan mereka seberapa besarpun biaya yang mereka perlukan juga seberapa beratpun penyakit yang mereka derita. Semua hal ini
tentu bagi mereka yang melakukannya, para artis, para miliarder dan lainnya tentu mereka mengeluarkan dana atau biaya yang nilainya tidak sedikit. Inilah ciri dan gaya hidup manusia modern dimana kita juga ada didalamnya.


Pertanyaan mendasar bagi sekarang adalah bagimana dengan kita orang yang percaya kepada Tuhan, yang hidup dalam persekutuan? Apakah kita juga membutuh- kan seorang pengawal untuk keamanan hidup kita? Apakah kita membutuhkan asuransi untuk keselamatan jiwa kita dan juga kesehatan kita? Atau kah kita hanya menjalani hidup ini apa adanya? Mengalir begitu saja!
Dalam sejarah Alkitab, sudah banyak kisah yang menceritakan tentang utusan-utusan Allah atau para Nabi, para Rasul, juga para Raja serta tokoh-tokoh dalam Alkitab yang mengandalkan Tuhan sebagai sumber keselamatan jiwa raga mereka. Bacaan kita hari ini menjelaskan dan menceritakan tentang seorang Raja, yaitu Raja Daud yang begitu besar terkenal dan sangat agung. Hal menarik yang menjadi catatan kita bersama adalah bahwa dalam masa pemerintahannya raja Daud memiliki begitu banyak kekayaan, begitu banyak tentara, begitu luas wilayah kekuasannya tetapi dalam menjalani hidupnya raja Daud tidak pernah mengandalkan semuanya itu, tidak pernah mengandalkan harta, tentara dan kekuasaannya untuk menjadi jaminan bagi keselamatan jiwa dan raganya tetapi Daud mengandalkan Allah, mengandalkan kuasa Allah, mengandalkan kekuatan dari Allah. Ada beberapa hal yang menjadi ciri orang percaya yang ditampakkan oleh Daud dalam bacaan kita:

  • Ada kepercayaan penuh yang dimiliki oleh Daud dalam hati dan pikirannya, itulah sebabnya Daud berkata: “Kepada-Mu ya Tuhan kuangkat jiwaku, kepada-Mu ya Allahku aku percaya (ayat 1-2 bacaan kita)
  • Ada keyakinan yang dimiliki Daud bahwa percaya kepada Allah ia tidak akan mendapat malu, Allah akan menunjukkan jalan yang benar kepada Daud yaitu jalan kebenaran (ayat 3-5 bacaan kita)
  • Daud sungguh meyakini bahwa Allah yang ia percaya akan memberi pengampunan kepadanya atas segala dosa yang telah ia perbuat termasuk dosa-dosanya pada waktu Daud masih muda (ayat 7 bacaan kita)
  • Dan yang terakhir adalah bahwa Daud menyadari ketika senantiasa mengandalkan Tuhan dalam perjalanan hidupnya, Allah akan senantiasa menunjukkan jalan yang benar, pengajaran yang benar, yaitu kasih dan kebenaran serta akan meneruskan semua itu kepada orang lain (ayat 8-10 bacaan kita)

Dari keempat hal diatas saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, perlu untuk kita renungkan bersama sehubungan dengan kita memaknai minggu sengsara yang kedua ini. Apakah kita akan meneladani raja Daud ataukah kita akan meneladani gaya hidup manusia modern seperti yang banyak dilakukan oleh orang banyak saat ini?


Mengandalkan Allah tidaklah perlu mengeluarkan uang yang banyak karena cukup dengan keyakinan iman yang kita miliki, tidak seperti manusia modern yang harus mengeluarkan uang banyak untuk membayar jasa atas apa yang mereka inginkan. dari Allah ada jaminan bahwa ketika kita berserah dengan sungguh maka keselamatan kita sungguh akan dijamin oleh Allah,
manusia modern yang membayar jasa keamanan tidaklah memberi jaminan yang pasti karena bisa saja kemampuan mereka terbatas atau karena bayaran mereka kurang tetapi dari Allah sungguh ada jaminan akan keselamatan kita.


Setiap kesalahan kita, termasuk kesalahan dimasa lampau akan Allah hapuskan dan Allah senantiasa setia kepada kita untuk menunjukkan jalan kebenaran dan kasih setia-Nya kepada kita. Manusia modern bisa saja ketika kita buat kesalahan akan membuat kerja sama
terputus.


Jadi, ketika Allah memberi jaminan kepada kita tentang keselamatan kita, tentang dosa-dosa kita yang akan dihapuskan dan Allah selalu setia menunjukkan kepada kita jalan kebenaran-Nya, apalagi yang kita ragukan? Daud telah merasakan dan mengalami semuanya itu secara langsung. Dalam memaknai minggu sengasara yang kedua ini, marilah kita dengan sungguh- sungguh meneladani raja Daud, sungguh menjadikan Allah sebagai penolong yang akan senantiasa memberi perlindungan dan memberi pengajaran serta menunjuk- kan jalan kebenaran bagi kita. Allah juga akan senantiasa akan mengampuni segala dosa-dosa kita yang telah kita perbuat melawan kehendak-nya. Dan yang terpenting adalah saat ini kita juga diberi tugas dan tanggung jawab untuk memberitakan, untuk mengajarkan Firman Tuhan ini kepada semua orang seperti dalam ayat 9b bacaan kita: dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.
Sidang jemaat yang dikasihi Tuhan, kembalilah ketengah kehidupan kita sekalian menjadi orang yang selalu mengandalkan Tuhan, dan sampaikanlah akan hal ini kepada semua orang maka kita telah menjadi bagian dari orang-orang yang telah dipilih Kristus untuk menjadi pewarta akan kebenaran Allah, mulailah itu dengan menjadikan diri kita orang-orang yang dengan sungguh mengakui segala dosa kita karena sudah ada jaminan Allah akan mengampuni kita serta marilah kita menjadi pewarta akan ajaran kebenaran Allah. AMIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *